Beranda > Uncategorized > PERSYARATAN PEMBUATAN PT. FASILITAS PMA

PERSYARATAN PEMBUATAN PT. FASILITAS PMA

PERSYARATAN :

  1. Mengajukan naama untuk dipesan/disetujui oleh Dep. Kum & HAM RI (minimal ada satu nama alternatif lain) ;
  2. Menyerahkan foto copy passport lengkap ( untuk WNA ) ;
  3. Menyerahkan foto copy KTP yang berlaku dan NPWP pribadi ( untuk WNI ) ;
  4. Menyerahkan AD (Article of Association) dan perubahan-perubahannya, NPWP, Domisili, SIUP, TDP & SK Menteri Kehakiman untuk BH Indonesia ;
  5. Menyerahkan AD (Article of Association) dan Certificate Instansi yang terkait di Negaranya untuk pendirian BH Asing ;
  6. Perjanjian Kesepakatan Bersama Usaha/Joint Venture Agreement (jika ada) ;
  7. Tempat kedudukan lengkap/surat keterangan gedung ;
  8. Maksud dan tujuan utama perseroan ;
  9. kegiatan usaha perseroan yang utama ;
  10. Modal Dasar/Modal Disetor/Modal Ditempatkan;
  11. Susunan/Komposisi pemegang saham ;
  12. Susunan pengurus (Dir. & Kom) Perseroan

Catatan :

  • Proses pembuatan SP BKPM setelah nama disetujui Dep. Hukum & HAM RI ;
  • Proses pembuatan Akta Pendirian setelah SP BKPM terbit, khusus untuk PT. PMA dalam bidang : (1) Perkebunan/Kehutanan/Pertanian terlebih dahulu harus mendapat REKOMENDASI dari Departemen KeMenterian Pertanian, (2) Sumber Daya Mineral atau Pertambangan harus terlebih dahulu mendapat REKOMENDASI dari Departemen ESDM dan Pertamina jika dalam bidang Minyak dan Gas, (3) Listrik (Power Plan) harus mendapat REKOMENDASI terlebih dahulu dari PT.PLN
  • Proses pengesahan Menteri Hukum dan Ham setelah Bukti setor modal dari Bank diterima oleh Notaris.
Kategori:Uncategorized
  1. hans
    April 8, 2009 pukul 6:48 am | #1

    teima kasih atas infonya

    • April 8, 2009 pukul 7:12 am | #2

      senang dapat membantu, terima kasih kembali.

  2. Januari 12, 2010 pukul 3:54 am | #3

    oke terimakasih moga anda sehat-sehat selalu salam cbmcare

  3. Selvy
    April 23, 2010 pukul 4:53 am | #4

    Apa benar ada peraturan pemerintah bahwa PMA hanya bisa sebagai Importir saja, sedangkan untuk penjualannya harus menunjuk perusahaan lokal/dalam negeri? Kalau memang benar, dimana saya bisa mendapat peraturan tersebut. Terima Kasih.

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: